Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan

Penduduk

 

Penduduk adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah geografis dan ruang tertentu. Kemudian penduduk tersebut menetap, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu. Penduduk setiap negara berbeda-beda, tergantung pada letak geografis, keadaan iklim, adat istiadat, dan sistem pemerintahan.

Kependudukan dan pembangunan nasional, keduanya saling terkait satu sama lain. Pertambahan penduduk yang cepat dikhawatirkan akan membuat sumbar daya alam semakin menyusut. Oleh karema itu, perhatian para perencana pembangunan dipusatkan pada usaha untuk memahami keterkaitan antara variable kependudukan dengan pembangunan yang berkelanjutan.

Salah satu upaya dalam menekan laju pertambahan penduduk adalah dengan menurunkan angka kelahiran. Upaya ini memerlukan adanya partisipasi dari semua pihak yang terkait, seperti masyarakat, instansi kesehatan, dan pemerintah. Kerjasama dari semua pihak sangat penting agar upaya penurunan angka kelahiran dapat terwujud sesuai dengan yang diharapkan.

Dari masyarakat itu sendiri, untuk menekan angka kelahiran ada upaya yang harus dilakukan. Salah satu upaya tersebut adalah masyarakat mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Salah satu usaha dari keluarga berencana adalah pasangan suami istri pada usia subur diharuskan memakai alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi bertujuan agar waktu kehamilan dapat direncanakan. Selain itu program keluaraga berencana juga mengharuskan setiap keluarga hanya memiliki dua anak saja.

Keluarga berencana juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk, terutama ibu dan anak. Dengan memiliki 2 anak, maka orang tua dapat  merencanakan dan mengatur perekonomian mereka. Sehingga orang tua tidak terlalu terbebani bila dibandingkan memiliki banyak anak.

Kemudian dari pihak instansi kesehatan dan pemerintah, upaya yang dilakukan adalah menjual alat kontrasepsi dengan harga yang terjangkau, perluasan distribusi alat kontrasepsi, mendirikan balai-balai kesehatan masyarakat di daerah terpencil. Selain itu pemerintah juga melakukan penyuluhan dan menyiarkan iklan kesehatan tentang keluarga berencana.

Upaya  yang berikutnya adalah penundaan usia perkawinan. Penundaan usia perkawinan khususnya bagi wanita akan berpengaruh langsung terhadap tingkat kelahiran. Dengan melakukan perkawinan pada usia yang lebih muda, seorang wanita akan mempunyai masa perkawinan yang lebih panjang sehingga mempunyai kesempatan melahirkan anak yang lebih besar. Untuk itu dengan menunda usia perkawinan maka wanita akan mempunyai kesempatan melahirkan anak menjadi lebih kecil.

Kemudian upaya selanjutnya adalah dengan peningkatan tingkat pendidikan. Meningkatnya partisipasi wanita dalam pendidikan akan mengurangi jumlah anak yang dilahirkan. Hal ini terutam disebabkan oleh meningkatnya kesadaran dan tanggung jawab dalam hidup berumah tangga. Di samping itu meluasnya kesempatan untuk mengikuti pendidikan akan menyebabkan penundaan usia perkawinan yang mempunyai pengaruh besar dalam upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas penduduk.

 

Masyarakat

Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. Unsur-unsur suatu masyarakat adalah harus ada perkumpulan manusia dan harus banyak, telah bertempat tinggal dalam waktu lama di suatu daerah tertentu, adanya aturan atau undang-undang yang mengatur masyarakat untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.

Masyarakat merupakan gabungan dari individu-individu, oleh karena itu setiap individu harus bisa menjadi masyarakat modern. Dalam arti tanggap akan perubahan-perubahan zaman, untuk itu masyarakat harus bisa menguasai IPTEK yang semakin hari mengalami perkembangan pesat. Faktor yang mempengaruhi perubahan masyarakat menuju ke sistem yang modern adalah perkembangan ilmu, teknologi, industri, dan ekonomi. Namun di zaman yang modern ini masih banyak masyarakat bermasalah pada kesehatan dan menderita kemiskinan.

Kesehatan dapat menjadi masalah yang serius pada masyarakat. Kesehatan dapat dijadikan ukuran tingkat kesejahteraan masyarakat. Untuk dapat hidup sehat maka masyarakat harus menjalani hidup seimbang, yaitu menghindari makanan / minuman yang mengandung pengawet dan pewarna buatan, makan makanan yang bergizi (baik), istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur.

Penyebab masalah kesehatan yang dialami oleh masyarakat pada umumnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk menanamkan pola hidup sehat, makanan dan minuman yang dijual ditoko-toko telah banyak menggunakan pengawet dan pewarna, kesulitan masyarakat untuk berkonsultasi tentang kesehatan, keterbatasan sarana kesehatan di daerah terpencil, , membangun rumah di tempat yang tidak seharusnya / kumuh, sistem pembuangan air / drainase yang buruk. Semua itu harus ditangani agar kesehatan masyarakat dapat terjaga.

Penyakit menular merupakan salah satu aspek dari kesehatan. Penyakit menular dapat menjadi wabah yang menyebar secara meluas dan dapar berakibat buruk. Upaya-upaya untuk mengatasi penyakit menular tersebut, semua lapisan masyarakat harus memperhatikan masalah lingkungan, terutama sanitasi lingkungan. Mulai dari pembuangan kotoran manusia, pengusahaan air minum yang bersih, pembuangan sampah, dan ventilasi rumah.

Kemiskinan adalah keadaan  di mana terjadi ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung / rumah, kesehatan, dan pendidikan. Kemisikinan disebabkan oleh keterbatasan sumber daya alam, sehingga masyarakat tidak memiliki kesempatan untuk mengolah hasil alam sebagai mata pencahariannya. Selain itu dari segi sumber daya manusianya, khususnya masyarakat di pedesaan, banyak yang tidak dapat mengikuti pendidikan.

Jika ditinjau dari segi sumber daya alam, bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan sumber daya alamnya, baik dari hasil hutan, pertanian, pertambangan, maupun perikanan. Namun di beberapa daerah masih memiliki keterbatasan sumber daya alam. Hal tersebut dapat ditanggulangi dengan memberikan penyuluhan dan bantuan modal untuk mendirikan usaha rakyat. Sehingga masyarakat miskin dapat mandiri dan terbantu perekonomiannya.

Hal terpenting untuk menghilangkan kemiskinan adalah dengan memajukan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas suatu masyarakat harus mendapat kesempatan bersekolah untuk menimba ilmu yang luas sebagai bekal menyongsong masa depan. Masyarakat yang berpendidikan akan dapat melakukan banyak hal, sehingga masyarakat dapat hidup mandiri khususnya dari segi ekonomi, hidup mereka pun tidak terlunta-lunta dan tidak bergantung pada orang lain. Dengan bekal ilmu yang didapat dari pendidikan, masyarakat dapat melakukan inovasi-inovasi sehingga mereka dapat bersaing di zaman modern ini.

 

Kebudayaan

Budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama, moral, hukum, pengetahuan, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, karya seni, dan kemampuan-kenanpuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Budaya juga merupakan suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.

Kebudayaan masyarakat Indonesia sangat kaya. Beragamnya kebudayaan masyarakat Indonesia menjadi tolak ukur kekayaan kebudayaan Indonesia. Letak geografis Indonesia yang memiliki 17 ribu pulau lebih yang dipisahkan oleh laut dan selat yang luas, manjadikan bangsa Indonesia memiliki penduduk yang berjumlah lebih dari 200 juta jiwa. Semua keberagaman budaya Indonesia semakin diperkuat dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang berarti “Meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua”.

Kebudayaan Indonesia telah ada sejak ribuan tahun. Dari zaman purbakala, zaman kerajaan, zaman penjajahan, hingga sampai pada zaman yang modern ini, kebudayaan Indonesia telah dipengaruhi oleh budaya dari luar Indonesia, seperti India, Cina, Arab, Eropa, dan negara lainnya. Budaya yang berasal dari luar Indonesia dapat memperkaya maupun merusak kebudayaan yang ada di Indonesia.

Indonesia memiliki lebih dari 700 suku bangsa yang tersebar dari sabang sampai merauke. Setiap daerah memiliki siri khas kebudayaan yang berbeda, seperti bahasa adat, tarian khas, rumah adat, lagu daerah, seni ukir, pakaian adat, dan makanan khas. Dalam satu daerah bisa terdapat 2 atau lebih bahasa adat, untuk itu dalam berhubungan antar masyarakat, dipergunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu. Bentuk dan fungsi rumah adat juga berbeda=beda tiap daerahnya. Kemudian pakaian adat juga memperkaya kebudayaan indnesia, salah satu pakaian adat yang mendunia adalah batik. Batik memiliki keunikan tersendiri dari model pakaiannya dan cara pembuatannya. Sehingga banyak orang yang menyukainya.

Tarian Indonesia mencerminkan kekayaan dan keanekaragaman suku bangsa dan budaya Indonesia. Di Indonesia terdapat lebih dari 3000 tarian asli Indonesia. Tradisi kuno tarian dan drama dilestarikan di berbagai sanggar dan sekolah seni tari yang dilindungi oleh pihak keraton atau akademi seni yang dijalankan pemerintah. Berdasarkan tradisinya tarian Indonesia dibagi dalam dua kelompok, tari tradisional dan tari kontemporer.

Masakan Indonesia merupakan pencerminan beragam budaya dan tradisi yang berasal dari kepulauan Nusantara. Hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu berasal dari rempah-rempah dengan diikuti penggunaan teknik memasak menrut bahan dan tradisi adat. Pada dasarnya tidak ada satu bentuk tunggal “masakan Indonesia”, tetapi lebih kepada keanekaragaman masakan yang dipengaruhi kebudayaan Indonesia serta pengaruh asing. Sebagai contoh makanan pokok mayoritas penduduk Indonesia adalah beras yang diolah menjadi nasi, sementara untuk bagian timur memakan jagung, sagu, singkong, dan ubi jalar.

Kebudayaan Indonesia sangat banyak dan memiliki keunikan tersendiri. Untuk itu kita harus dapat melestarikan kebudayaan Indonesia, agar identitas bangsa ini tidak hilang.

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: